Suddenly, Out of Blue.
Why you always let your self unhappy. Why don't you just break it up? because you should break it up.
You are so looser, if you know.
Why you let your self hurt. You do not love your self, do you?
I love you more than anything. #My self talk to me.
Senin, 15 Agustus 2011
Selasa, 09 Agustus 2011
Tanyakan Pada Kamu
Sesuatu yang tidak dipelihara, bagaimana pun besarnya, suatu hari nanti akan hilang.
Jika tidak dipelihara, sesuatu yang ada, apa akan tetap ada?
Jika tetap ada, bagaimana bisa? dan apakan akan tetap rasanya?
Ingin sekali memelihara, supaya tetap ada (paling tidak)
berharap ada dan berkembang
Kamu tanya pada diri kamu. Apakah kamu memeliharanya supaya sesuatu yang kamu punya tetap ada dan memang kamu menginginkannya untuk tetap ada ?
dan apakah kamu memeliharanya, untuk tetap ada?
The Best Iftar Ever #1
Ini Hari ke-9, Gw menjalani bulan puasa di Ankara, Turkey. Alhamdulillah sangat lancar, walaupun puasa di tengah-tengah summer, matahari menyengat dan gw harus menjalaninya selama 16 jam sodara-sodara (Yes program diet gw terlaksana) hahaha *salah niat. Tapi lagi-lagi alhamdulillah, bener-bener lancar.
Banyak pengalaman gw saat ramadhan yang membuat gw gak berhenti bilang Alhamdulillah berjuta-juta kali. Contohnya :
- Udara yang biasanya Puaaaaanaaasss Gilak, berubah menjadi sejuk bahkan dingin ( eh ini tapi menurut gw dan temen gw si suci, ya, kalau kata orang-orang sih tetep panas, subhanallah ).
- Selama Puasa disini gw gak pernah ngeluarin uang untuk buka puasa, selalu ada gratisan Iftar dan itu enak-enak banget. Undangan sana sini..yang membuat gw sangat makmur saat buaka puasa. hehe.
- Dan masih banyak lagi yang akan gw ceritakan disini. :)
Ngomong-ngomong buka puasa. Gw mendapatkan buka puasa yang paling The best sejagad raya di Turki ini. *lebay
Buka puasa hari pertama, udah subhanallah banget. Gw dan teman-teman Summer Course lainnya, kebetulan lagi berkunjung ke Istanbul dan hari itu adalah hari terakhir kita di Istanbul. Hari terakhir, kita habiskan untuk naik kapal mengelilingi selat Bosphorus, selat yang memisahkan Turki di bagian Asia dan bagian Eropa. DAAAAANN Kita buka di atas kapal, diantara Asia-Eropa. INDAH SEKALI !
![]() |
| Ini Kapal Yang Kita Pake, Mahasiswa Ngirit cuma 8 TL. Tapi kapalnya baguus :) |
![]() |
| Nunggu Magrib, What a beautiful Sunset, Right? |
![]() |
| Suasana Sekeliling Selat Bosphorus. Guzel :) |
![]() |
| Hehhe numpang narsis. Ini kalo ga salah udah buka puasa. Indah sekali di bawah jembatan Bosphorus. |
![]() |
![]() |
| My Partner in Crime and Istanbul City :) |
Pengalaman yang sangat tak terlupakan bisa menjalani puasa disini.
Alhamdulillah ya Allah.
Masih ada lagi buka puasa The best lainnya, yang tidak kalah seru tentunya. Selamat Berbuka teman-temen. Afiyet Olsun :)
Sabtu, 06 Agustus 2011
Ia tidak tahu mana Imajinasi dan mana kenyataan.
Tidur adalah salah satu nikmat yang paling gw syukuri. Tidur adalah salah satu pelarian gw kalo lagi unmood, kalo lagi banyak masalah dan benar-benar ingin berlari. Gw sangat cinta tidur! Tapi kadang merasa bersalah juga kalo tidur, merasa kalau gw sudah menyia-nyiakan waktu dengan gw tidur atau sekedar merasa tidak produktif kalo gw tidur..ah tapi kalo gitu gw merasa gw tidak bersyukur karena membiarkan badan gw tidak mendapatkan haknya untk istirahat. Mungkin baiknya gw sikapi dengan bijaksana.
Oke, bukan itu yang pengen gw share.
Kita mungkin tahu tentang mimpi..Orang-orang sih bilangnya si Bunga tidur. Belakangan ini gw agak tidak bersahabat dengan mimpi. Mimpi buruk? bukan buruk juga sih, tapi mimpi yang membuat hati gw jadi gelisah, bener-bener gelisah dan akhirnya gw males untuk tidur, karena gw takut mimpi-mimpi lainnya muncul.
Kejadian yang sering terjadi (belakangan ini) adalah saat siang hari atau saat gw gak tidur gw menerima informasi tertentu, menginginkan, mencemaskan, menakutkan sesuatu atau lainnya, maka itu semua akan terbawa dengan cepat ke dalam mimpi gw, sekalipun gw hanya terlelap dan apa yang gw pikirkan, benar-benar terjadi di mimpi gw.
Misalnya, pernah suatu hari, Nyokap gw bilang kalau beliau gak bisa ngehubungin ke nomor Turki gw, sampe akhirnya gw kepikiran dan nanya sana sini. Saat tidur, gw mimpi kalo gw sangat amat lancar berkomunikasi dengan keluarga gw di Indonesia, atau pernah suatu hari gw dapet informasi tentang seseorang, yang sampai pada kesimpulan atau tepatnya "ketakutan" gw kalau orang itu gak suka sama gw (aduh maaf kalau terdengar seperti ABG labil), terus malemnya gw mimpi, ada seseorang yang bilang kalo dia emang ga suka sama gw dengan kalimat yang sama percis dengan apa yang gw pikirkan dan imajinasikan saat siang hari.
Sebenarnya apa yang terjadi ? Setelah gw berdiskusi, seorang teman bilang kalau itu adalah peran alam bawah sadar gw.
Ya, Alam bawah sadar!
Setelah gw pelajari dari kejadian-kejadian mimpi gw, ada dua kemungkinan yang berhubungan dengan alam bawah sadar yaitu sesuatu yang amat sangat ingin gw peroleh dan ketakutan gw yang berlebihan atau imajinasi gw.
Alam bawah sadar tidak bisa membedakan kenyataan dan Imajinasi. Kalau yang gw baca tentang alam bawah sadar, ada kasus sederhana mengenai orang yang merasa bodoh dan tidak bisa matematika.
“Sebetulnya, ketika dibilang bodoh, tanpa disadari kita mencitrakan diri sebagai orang bodoh dan alam bawah sadar mengambil alih pencitraan diri Anda. Setiap kali Anda mencoba menghitung dan merasa bodoh, alam bawah sadar memasuki pikiran Anda, mengatakan bahwa Anda tidak bisa matematika,” begitu kira-kira.
Mungkin gw terlalu cemas terhadap sesuatu, sehingga imajinasi gw terhadap kecemasan itu tercitrakan dan alam bawah sadar gw mengambil alih pencitraan yang gw buat sendiri. Amazingnya alam bawah sadar seolah-olah membuat itu menjadi kenyataan. Karena memang ia tidak tahu mana kenyataan dan mana imajinasi.
Nampaknya, gw harus fokus pada sesuatu yang positif, fokus pada apa yang gw inginkan. Biarkan alam bawah sadar gw mencitrakan sesuatu yang positif.
Rabu, 03 Agustus 2011
“Kamu tahu? Terkadang Tuhan hanya ingin melihat kita menangis dan meminta kepada-Nya. Sekalipun beribu cobaan harus Ia berikan kepada kita. Sekalipun beribu cara kita menangkalnya, sehebat apapun kita melawannya, percuma saja. Tuhan akan terus menekan sampai kita jatuh bersimpuh dan berujung pada permohonan kita kepada-Nya untuk diberi kekuatan. Itulah kenyataan, tak perlu kita tolak” - brown sofa corridor
Jumat, 29 Juli 2011
Galau gara-gara Twitter
Emang twitter itu ya, segala ada kalo menurut gw dan begonya gw follow2 twit yang aneh aneh deh yang bikin galau galau gitu ( yaealah udah di negri orang aja masih galau dah, hehehe). haha. Entah kenapa hari ini Timeline isinya tentang LDR alias Long distance relationship.
Hahaha merasa tersindir? engga juga sih, tapi si twitt2 nya itu agak gimana gitu yaaa..Terus kemarin anak PPI turki ada yang curhat tentang LDR-an nya dia sama pacarnya di Indonesia dan kalau sepencernaan otak gw, mereka adalah contoh yang tidak berhasil.
Gw memang lagi jauh sih sama si pacar, berjarak 13 jam doang pake pesawat (doang loh) dan itupun gw akan kembali ke Bandung dalam waktu dekat (berasa lirik lagu), ya engga bertahun tahun juga gw terpisah. Tapi tapi tapi... gw tau sih kenyataannya kalo entar gw udah lulus dan kita sama-sama udah lulus dan gak satu kota lagi, bakal masing-masing. I mean masing-masing, ya gw di kota apa, dia di kota apa? should i call it LDR and I will begin to do LDR, wont I?
Kalau sekarang gw gak merasa gw sedang LDR karena gw akan balik dalam waktu dekat, toh selama dikampus aja jarang ketemu, tapi beda kasus sih, pikiran gw kemarin kita lagi sama sama stress Tugas Akhir, jadi ya jarang ketemu, singkatnya gw emang udah terbiasa gak ketemu dia, dan ber unyu-unyu ria layaknya pasangan lain, huhu. Tapi gw gak ambil pusing sih, eh sedih juga sih kadang, gitu deh.
Gw selalu megang kata-kata, yang intinya gini, Hubungan yang baik itu akan mengizinkan masing-masing pasangannya untuk menjadi dan meningkatkan kualitas dirinya. Kalau bahasa gaulnya sih gini :
" yaudah lo pacaran santai aja, gak ada kekangan, biarin pacar lo jadi apa yang dia inginkan, lo cukup dukung tanpa mengurangi sayang lo ke dia"
Begitu lah pikiran sederhana gw. Kalaupun harus LDR, gw anggap itu adalah hal yang menarik dan menantang mungkin?
Entah lah, yang pasti Hubungan itu bukan tentang aku atau tentang kamu, hubungan itu tentang kita. Better to have a good Communication! (sotoy banget deh gw!)
LDR bukan masalah jarak, jauh atau tidaknya, tapi sejauh apa hati kamu.
LDR bukan masalah jarak, jauh atau tidaknya, tapi sejauh apa hati kamu.
Merhaba Ya Turkiye
Halo halo, ini Tulisan ke-dua gw. Gw sekarang Udah ada di Negara orang nih, tepatnya di Ankara, Turkey, haha gaul ya? hihihi. Gw pengen share pengalaman-pengalam selama disini.
Oia, ngapain gw si Turki? Jadi gw salah satu penerima beasiswa pemerintah Turki untuk Ikut Summer Course di TOMER Ankara University, untuk belajar bahasa Turki selama 2 bulan.
Ini salah satu dream gw, mimpi yang udah gw tulis di "Dream board" gw. Alhamdulillah tercapai, tiap hari gw liatin itu dream board, gw bayangkan, gw rasakan seolah-olah gw di turki, gw taro 5 cm diatas kepala gw kata-kata "TURKI", gw terapkan ilmu Law of Atraction dan tadaaaaaaaaaaaaaaaaa akhirnya sekarang gw di Turki. :)
Alhamdulillah... Allah maha baik, allah maha mendengar, allah maha melihat...allah maha mengabulkan doa doa Hambanya.
Tuhan ini maha pengasih dan maha penyayang, Dia ingin membuat hamba-hambanya untuk lebih kuat dan lewat ilmu maka naiklah derajat setiap manusia.
Setelah gw dapet beasiswa turki itu, semuanya gak gampang sodara-sodara. Yang namanya beasiswa itu, gak semudah yang dibayangkan. Gw termasuk peserta yang dateng telat ke program ini, aturannya, Juli awal gw harusnya udah di Turki dan ikut kelas bahasanya, tapi berhubung gw masih TA dan dosen pembimbing baru mau ngizinin kalo gw udah beres penelitia di lab nya, akhirnya gw baru bisa berangkat ke turki akhir Juli, dan gw terpaksa harus ketinggalan satu level.
Disitu gw belajar, kalo lo menerima dan memutuskan sesuatu, gak selamanya lo bisa ambil semua, harus ada yang dikorbankan dan harus ada resiko yang lo ambil. Itu Pelajaran yang gw dapet, selama hari H gw dapet beasiswa dan hari-hari sebelum gw berangkat.
Pas gw dapet beasiswa itu, jujur gw seneng tapi gak seneng seneng banget juga, eh gimana ya...hahah bingung. Masalahnya gw sangat ingin lulus Oktober tahun ini, sementara TA gw masih bermasalah, kerjaan Lab gw masih banyak dan masih belum berhasil dan kalo gw mau lulus oktober ini gw harus menyelesaikan TA gw sebelum pergi, dan gw setuju akan hal itu (halah)
Dimulai dari hari pengumuman dan kenyataan TA gw harus ngulang, disitulah gw mengalami hari hari galau, bimbang, sedih,,,haaaaaaa campur aduk, gw gak pernah ngerasain hal semacam itu sebelumnya...seriusan. Tapi gw yakin, Tuhan gak akan ngasih kesulitan diluar batas kemampuan HambaNya. Tapi jujur, hari hari itu sulit banget buat gw, stress banget. Hampir satu bulan gw ansos, gw di Lab terus 7 hari 24 jam, gw sampe gak pulang-ulang ke rumah, saatu itu Lab gw jadi Kosan bahkan. Cape, marah, kesel, emosi, semua jadi satu. Gw pernah ngerasa mau give-up, gw merasa gak sanggup banget, gw mau kabur, gwmau berhenti, segala macem pikiran negatif dateng.
Tapi Allah maha baik, seketika semua terang, Banyak bala bantuan...Terutama temen, saat itu temen berarti banget buat gw, dukungan orang tua dan pacar, hehe tapi gw tau sih pacar gw juga stress, jadi gw gak mau nambah ke-stressan dia sama masalah gw ( Maaf sedikit curcol, hehe) apalagi orang tua, gw pengennya mereka tau kalo gw baik-baik aja. Siingkat kata, TA GW SELESAI AKHIRNYA! dan gw terus terapkan LAW OF ATTRACTION kalo gw akan lulus oktober ini! amin.
Kenapa gw bilang, "gak semua yang lo terima itu bisa lo ambil semua". Jadi disaat temen-temen peserta lainnya sibuk cari sponsor sana sini untuk nutup biaya yang gak termasuk beasiswa, sementara gw gak bisa banget ngebagi diri gw untuk hal-hal begitu, ngurus proposal, minta tanda-tangan sana sini, minta dana sana-sini, jujur gak bisa banget, gw saat itu dituntut harus ada di Lab tiap hari, sampe minggu pun gw harus di lab, demi dua kata "TA SELESAI!". Akhirnya, gw gak dapet dan memang gak nyari sponsor juga. Bagian itu yang gak bisa gw ambil, dan resiko yang harus gw terima, biaya-yang-bukan beasiswa harus gw (maksudnya orang tua gw) tanggung dan kenyataan gw harus telat satu level. Lagi-lagi Allah maha baik, rezeki tetap mengalir ke orang tua gw.
Akhirnya 24 Juli 2010 gw berangkat pake Turkish Airlane, bareng temen gw, Suci. ( wah sampe masalah tiket dan keberangkatan masih banyak cerita lagi deh, sampe HP gw harus ilang )
Tapi satu hal yang selalu gw pegang, memang selalu ada cerita disetiap kejadian yang kita terima, dan selalu ada pelajaran yang ingin Tuhan ajarkan.
Semoga gw salah satu yang selalu bisa belajar atas hikmah dari semua kejadian-kejadian itu dan naik kelas dari setiap kejadian yang Tuhan kasih. Amin :)
Langganan:
Postingan (Atom)






