Minggu, 05 Februari 2012

Kopi Darat

Klik, Roger, Ganti!


Hay, udah lama gak post dan sekarang udah bulan Februari aja! Kata orang sih bulan penuh cinta, bulan kasih sayang. Ah! tapi menurut gw (Ok, mungkin klise) kasih sayang kan ga mesti di bulan Februari aja, di bulan lain dan hari-hari biasanya juga bisa kok atau bahkan di tiap detik kamu bernafas (tsaaahh), Setuju?!.
Tapi, cerita gw ini, mungkin akan sedikit mendukung penyataan, Yap, this is month of love.


Kopi darat? gw ngopi di daratan gitu? haha garing. Kopi darat (kopdar) adalah sebuah istilah yang mengacu pada ajang pertemuan antar sesama pengguna yang umumnya sudah saling kenal lewat internet atau komunikasi radio. istilah ini awalnya populer di antara kalangan pengguna radio amatir, karena pengguna radio amatir berkenalan di "udara" sehingga gak saling kenal muka. Hal ini biasanya dilanjutkan dengan mengadakan perteman (temu muka), wihhhh.....

Sehubungan dengan Kopi darat ini, jadi, kemarin gw dan teman-teman kampus melakukan kopdar. Tunggu! bukan gw target kopdarnya ya :D. Berawal dari seorang teman yang lagi sakit hati dan mencoba untuk move on. Sinyal itu ditangkap oleh teman lain dan kebetulan ada teman lain juga yang minta dikenalin sama temen yang patah hati ini, jadilah teman lain itu mencoba mempertemukannya. Bingung kan? hahaha gw kebanyakan temen ini kayaknya *smirk*.

Karena sudah mendapat izin, mari kita sebut nama saja. Singkat cerita, kopdar pun dimulai, setelah perbincangan dan briefing lewat group di BBM. Gw, Reni, Rahma, Kak Fikar (Pacar Rahma), setuju untuk ketemuan di Kampus sambil liat-liat ITB Fair, dan tentunya sambil mempertemukan Fida dan Si Cowok, Kak Fikri. Kak Fikri, salah satu alumni ITB di salah satu jurusan Barat dan salah satu cowo ITB yang mungkin kesulitan mendekati wanita (disebutkan oleh wanita ITB yang juga cupu mendekati pria, hahhaha, Peace kak!). OH dan tidak lupa ada Meli, yang di cerita berikutnya sebagai dewi penolong dan team penggembira :).

Bertemulah kita semua di CC Barat, ITB, dan kami semua pun berkenalan. Di awal kopdar ini, belum terjadi apa-apa, masih dingin sedingin hati kamu (Loh? hehe).Kemudian kita muter-muter di ITB Fair, hemmm sejujurnya sih cuma selewat aja dari cc barat ke gerbang depan, sorry to say kita semua beranggapan acaranya kok agak kurang menarik dan tentunya tidak mendukung acara kopdar ini. Jalan-jalan di ITB fair nya pun masih kebagi dua kubu, kubu cewe dan kubu cowo. Karena bosan dan lapar, kita pun memutuskan untuk pergi dan makan. Ciwalk pun menjadi tujuannya...

Ok, karena kami ingin kopdar ini berhasil, kami sebagai team sukses harus mengencangkan ikat pinggang. :D, berikut beberapa langkah yang kami lalukan kemarin. hheheh

1. Mengatur Posisi Duduk
Diaturlah posisi duduk di meja makan. Awalnya urutan duduk adalah, Gw, Fida dan MeI. Sayangnya, si cowo nantinya akan duduk di sebelah Mei dong. Lalu Mei cerdas, dia ke Toilet (hemm gak tau ini kecerdasan si mei atau memang dia kebelet sih, :p) dan saat mei kembali dia pindah duduk di sebelah Reni di sebrang meja makan dan taraaaaa...alhasil si cowo dan fida duduk bersebelahan. Tepuk tangan untuk Mei :p


2. Obrolan Meja Makan
Trik pertama berhasil, selanjutnya adalah supaya obrolan meja makan menjadi seru, si cowo dan si cewe juga bisa ngobrol. Awalnya masih kaku banget. Reni dan Rahma pun mulai bbm-in Gw supaya mengambil alih (eh bukan berarti gw yang dialihkan menjadi target pdktnya hahah). Gw mulai memancing obrolan-obrolan sama si cowo dan yang lain, alhasil Fida dan Kak Fikri bisa lah ngobrol sepatah dua patah kata. Tidak lupa banyolan mei menambah cairnya obrolan meja makan ini. Kocak! We did it!

  Fida : ihhh aku mah bingung harus ngobrol apaa?
  Gw  : Tanya da, jurusan apa?
  Fida : Udah tau, teknik mesin kan?
  Gw  : (Muka gembira) kamu udah nanya ke dia, da?
  Fida : enggaa, dikasih tau Rahma!
  GW  : -_______- tanyaaa dia daaaaa...zzzzzz
ahh fida anaknya pemalu ;p


3. Atur Posisi Tempat Duduk Nonton
Kita mulai jahat, hehe (Maap ya piduut). Setelah makan, Kak Fikar ngajak nonton. Akal bulus lainnya adalah mengatur posisi tempat duduk nonton, agar si cowo bersebelahan sama si cewe dan si cowo punya kesempatan curi-curi ngobrol sama si cewe. Melihat kelakuan kita, Kak fikri hanya bisa elus dada (ah tapi kesenengan kayakya ;p). Hasilnya adalah Fida, Kak Fikri, Rahma dan Kak Fikar di satu barisan, sementara Gw dan kedua teman joblo lainnya, Reni dan Meli, duduk di barisan lain. hahahha.
Sepanjang film diputar, gw bertiga ketawa-ketiwi ngakak sana sini gak behave. Sementara si cowo dan si cewe, yang kalau gw liat sesekali, agak malu-malu kucing, kalau Rahma dan Kak Fikar, yaa hemmm yaaa gitu laahh. Hahahaha.
Usaha kali ini pun kayaknya berhasil, keluar dari bioskop Kak Fikri dan Fida mulai ngobrol banyak. dan semua senaaaanngg...

Banyak hal seru yang terjadi saat kopdar, terutama hal-hal kecil yang yang dilakukan team sukses ini, jahaaat sih, hehe. Tapi di kopdar ini, dimana mungkin si cowo pengen kenal si cewe lebih dekat, bisa menemukan hal-hal yang gak bisa ditemuin, kalau cuma First date lewat Time line twitter. Iya gak?!
Yang paling menggelitik dari kopdar ini adalah Targetnya kak Fikri untuk dapet No HP nya Fida. Sweet ga sih? di zaman teknologi selangit ini, zaman orang minta Pin BB, atau banyaknya media social dimana semua informasi bisa didapat dengan mudah, tapi Kak Fikri sweet aja menurut Gw.
Perhatiin deh, semua usaha kita buat ngedeketin Si cewe dan cowo mungkin so last year banget ya, tapi menurut gw sih, lucu aja, bikin kangen dan konyol.
Kami semua mulai menikmati kopdar ini. Selain, heemmm ditraktir Kak Fikar dan Kak Fikri, ya walaupun kami sebagai wanita mandiri yang gak suka dibayarin, merasa gak enak. *smirk*, tentunya ada banyak cerita, nambah temen, komentar atau mungkin nambah pengetahuan dari obrolan-obrolan yang terjadi.

yang terakhir dari kopdar ini, dan sebelum kita semua pulang...
4. Atur Penumpang Mobil
Ahhhhh Kak Fikar ini bisa aja, jadi karena Reni dan Kak Fikar bawa mobil dan Kak Fikar pulang searah dengan ke arah rumah Fida, sebenarnya bisa aja sih Fida bareng Reni, tapi gak lengkap rasanya kalau malam ini Kak Fikri ga nganter Fida Pulang. Alhasil Fida dan Mei ikut mobil kak Fikar yang di dalamnya juga ada Kak Fikri. Sementara gw harus mengakhiri malam minggu ini, lagi-lagi bersama Reni di dalam mobilnya. *Lambaikan tangan nyanyikan lagu sendu*

Malem-malem saat semuanya sudah di rumah, ternyata ada evaluasi dari Kak Fikar dari acara Kopdar ini lewat group bbm. hahhahha hasilnya kocak banget kami saling melaporkan kesan si cewe maupun si cowo. Kocak Banget!

Kopi Darat ini seru ya.
semoga si Cewe gak marah
Move on ya sayang, I love you Fida :)

Klik Roger, Ganti!

Salam manis,
Annisa, Nulis Blog ini di Kereta menuju perjalanan menemui kamu :)

ITB Fair. Yesterday was nice :)

Jumat, 13 Januari 2012

Lani dan Agus

Gw lagi keingetan film ini, Jomblo, film lama, tahun 2006 dan salah satu film Indonesia favorite gw, yang cerita nya bagus banget. Ceritanya sih tentang percintaan dan tentang kejombloan, tapi karna setingannya di kampus gw, yang juga nyeritain tentang mahasiswa kampus gw, ditambah banyolan-banyolan khas bandung dan khas kampus gw (apa sih gw) jadinya gw suka banget film ini.

Kalau yang udah pernah nonton pasti tau ceritanya, tentang persahabatan empat cowo, Agus, Doni, Bimo dan Olip, dengan masalah cinta mereka masing-masing. Tapi dari keempat cerita cowo itu, gw paling suka dan tertarik sama ceritanya Agus (heeeem).

Agus, Rita dan Lani...
dan yang menyita perhatian gw adalah bagian Agus dan Lani

Agus yang lagi suntuk sama pacarnya Rita yang Oh-so-drama-queen, memilih untuk selingkuh sama Lani. Lani yang lebih baik dari Rita. Tapi pada akhirnya Agus sadar sama komitmennya ke Rita dan milih balik sama pacarnya itu (singkat cerita begitu). Ini gw post scene favorite gw (sumber youtube), di restoran, saat Agus memutuskan untuk mengakhiri hubunganya sama Lani. Scene ini sukses membuat gw nangis bombay dan pengen teriak ke Lani "Lann.. lo gak sendirian kok!" *curcol

 

Agus    : Saya sayang dia, dia juga sayang sama saya, saya sadar kamu tuh lebih dibandingin dia, tapi itu bukan alasan seseorang untuk mutusin pacarnya!.
Lani    : Bukankah semua orang nyari yg terbaik buat dirinya ya gus?!. 
Agus   : Kalau saya terus nyari yg lebih baik, suatu saat saya juga bakal ninggalin kamu, saya harus punya komitmen, dia juga kaya gitu, kita berdua tuh udah mau berubah.

*Tisu mana tisu!.

Agus : Kalau nanti saya gagal sama Rita, saya rela buat balik lagi sama kamu, ngemis2 sama kamu, di injek-injek kamu juga saya rela!

*Dialog ini, mungkin sweet bagi si Lani, tapi sangat typical bagi para cowo macam Agus.

Lani    : Gus, aku punya dua permintaan, 1. jangan pernah kamu ketemu aku lagi, 2. jangan pernah kamu negor aku lagi!.
Agus   : Setuju! 
Lani   : Sebenernya aku ngarepin respon yg lebih dramatis dari itu!
Agus  : Kalo saya kenal kamu lagi, nanti saya leleh lagi sama kamu!

*Lan, maneh bro aing pisan, berharap lebih dramatis, tapi Gus maneh ada benernya juga!

Agus : dan dia belum pernah secantik hari ini.....dia belum pernah secantik hari ini

Bagian itu, mungkin sangat menyakitkan buat Agus dan Lani, terutama Lani!! atau siapapun yang terlibat percintaan semacam itu. Tapi menurut gw, itu adalah tindakan yang paling gentle dari dua orang manusia yang memulai hubungannya dengan tidak baik, walaupun sakit, man! Kalau kata temen gw, hubungan yang diawali dengan tidak baik dan tidak berlandaskan pondasi yang kuat hanya akan membawa derita dan berakhir durjana. :p. Cinta itu buta dan kadang tidak kenal logika, ah cintaaaa...(so cheesy!)

Scene ini, Lani yang ditinggal Agus karena Agus mau berkomitmen, Lani yang ditinggal Agus saat Lani sayang banget sama Agus, adalah scene favorite gw. Adakalanya tag line film "Cerita ini hanya fiksi belaka", tidak menjadi sebuah fiksi lagi saat terjadi di hidup kita...dan,

jadi Lani itu sedih!


Salam Jomblo,
Annisa Maulida.

Kamis, 12 Januari 2012

Botu Pinagut





 



Masih perawan
Belum terjamah 
Langit biru
Pantai pasir putih
Lautnya masih biru
Batu-batu besar

Dan pesta durian disana :)

Pantai Botu Pinagut, Boroko, Bolaang Mongondow Utara

Cheers Sulawesi !

Rabu, 11 Januari 2012

Hapy Birthday, Zia!

11 Januari, its your birthday, honey. 
Pasti orang-orang inget sama lagu 11 Januari-nya GIGI deh, tapi aku ingetnya ini ulang tahun kamu :)
First of all, selamat ulang tahun ya jiaaa sayang..asik umur kita sama yaaa, 22 tahun (err walaupun kamu selalu bangga lebih muda :p). Doa penuh buat kamu sahabatku, wishes nothing but the best for you. Terus banggain keluarga dan orang-orang yang kamu sayangi ya, terutama cepat bereskan itu skripsi :p 

Makin tua, ulang tahun makin garing. ada benernya juga sih, tapi apa artinya surprise yang sama di setiap tahun? pagi ini aja aku cuma bbm kamu "Ji, ada di rumah ga? nih ada kado" hehe. Aku inget kata-kata kamu dan sedikit agak tercambuk, waktu kamu bilang "Setahun ini, apa yang udah kamu hasilkan, apa yang berubah dari kamu?". Well, kalau tanggal ulang tahun bisa jadi batasan setahun itu, batasan udah apa aja kamu selama hidup, aku yakin Zia, Siti Fauziah Kusumawardini, udah punya sejuta karya, prestasi dan kebanggaan lainnya.

Aku gak punya surprise apa-apa di hari ini, dear. Tapi aku punya doa buat sahabat tersayang, deepest prayer, dan tentunya traktiran di kedai lingling hehe (Maaf ya, belum mampu traktir di sushi tei :p). 

Zia, sahabat yang awalnya ga yakin bisa nyambung banget, aku sama zia bener-bener beda haluan, punya selera yang amat sangat berbeda, dari mulai akademik, interest sampai tipe cowo :p. Zia yang "lempeng" dan kadang sarkasitik. Tapi aku seneng kalau nginep di rumah zia, selalu ada pencerahan, sesuatu yang dibahas dan diselesaikan, kita yang sama-sama ingin lari dan mandiri. Thx for everything ya, zi, for every advice in the night, terimakasih untuk hari-hari kamu yang nemenin kepatahatian aku haha dan keganyamanan aku di rumah. :p, semoga kita bisa keliling dunia bareng!

Selamat ulang tahun Zia!
Keep inspiring, Keep Shining and Fabulous! 
 me and zia on my final  project presentation. Thx for comming dear :)

Jumat, 06 Januari 2012

Kita pe Saudara!

Hello word!
Akhirnya balik lagi ke bandung, setelah dua-puluh-enam-hari merasakan merantau di daerah orang untuk melaksanakan tugas mulia. :D. Cerita sebentar, gw baru saja pulang dari suatu proyek kementrian kelautan dan perikanan, yaitu bikin air bersih berbahan dasar air laut, hemmm mirip kaya di New water Singapore atau apa yang biasa dilakukan orang-orang yang hidup di kapal. Kemarin gw ditugaskan di Bolaang mongondow utara, Sulawesi utara, tepatnya di desa Bolangitan II, dan disitu gw bertugas sebagai Quality control, OH dan setelah 26 hari itu seharusnya panggil kita sebagai SUPERVISOR! CMIW :p

Awalnya gw masih bingung harus ngapain di tempat jauh itu (iyaa kerja, tauu), dan mungkin ini adalah pekerjaan pertama gw setelah menyandang selar sebagai fresh graduate. Salah satu yang gw bingungkan adalah tempat tinggal. Well, saat briefing memang udah dijelaskan, proyek ini akan sedikit mirip seperti KKN kampus atau bahkan seperti really show "Jika aku menjadi", yang berarti tinggal di rumah warga.

Setelah bertemu Kepala Dinas setempat dan mengurus administrasi, akhirnya gw dibawa ke rumah Kepala desa tempat proyek dikerjakan, yang which is gw akan tinggal disana selama 26 hari, daannn di rumah ini gw temukan keluarga baru, benar benar keluarga..*drum roll*

Rumah ibu sangadi (kepala desa.red) cukup bagus bahkan bisa dibilang sangat bagus untuk ukuran rumah yang ada di pesisir pantai, besar, bersih, nyaman bahkan ada pembantu rumah tangganya. Didalam rumah Ibu, tinggal bebrapa orang, yaitu Ibu sangadi sendiri, suami Ibu yang biasa dipanggil Aba, Anak ketiga Ibu dan Istrinya yang belum lama menikah, Pak Mul dan Kak Ana dan cucu Ibu, ade Brata (anaknya Kak ana dan Pa Mul), lalu mba Ila, pembantu di rumah ibu. Sebagai Kepala desa, rumah Ibu selalu terbuka, sehingga siapa saja bebas masuk, jadinya rumah Ibu selalu ramai, belum lagi rumah anak Ibu yang pertama dan kedua saling  berdekatan dengan rumah Ibu jadi mereka sering bulak-balik ke rumah Ibu, begitupun rumah saudara-saudara ibu. Satu lagi, di samping rumah ibu adalah rumah Wakil Bupati Bolmut, yang ternyataaa masih saudara juga dengan ibu. hehe
Ini rumah Ibu sangadi, 26 hari jadi tempat tinggal gw :)
Mulai saat berkenalan dengan mereka, saat itu juga, gw bersyukur. Terimakasih tuhan, aku bukan hanya tamu disini yang menumpang tinggal, tapi kau jadikan aku keluarga mereka dan mereka keluarga aku.
Awal-awal tinggal disana gw sangat amat kaku, malu-malu dan penuh sungkan, eheheh. tapi lama-lama rumah ini amazing sekali, gw sangat nyaman didalamnya.

Ibu, udah gw anggap ibu sendiri, dan entah kenapa gw juga merasa Ibu dan Aba sayaaaaang banget sama gw. dikit, dikit "Nisaaaaa....", "Nisaaaa makan dulu!" "Nisaaaa, gak istirahat" padahal gw lama-lama di depan laptop juga karena nonton stock film, :p. Momen yang paling terharu banget saat ibu bilang selalu kepikiran gw kalo Ibu lagi sibuk dengan tugasnya dan khawatir kalo gw sendirian bosen di rumah atau belum makan. :(. Aba juga, awalnya gw serem sama Aba, badannya besar suaranya yang kalo ngomong naik 3 oktaf, yang gw pikir dia marah-marah padahal engga, semua orang di desa segan sama aba. Tapi aba juga baik...Moment yang paling terharu adalah saat gw pulang dari Manado larut malam, saat gw khawatir bangunin seisi rumah karena harus ngetok-ngetok pintu supaya bisa masuk, saat itu aba nunggu aja gitu depan rumah, nunggu gw pulang. aaaaahh abaaaaa.... banyak moment-moment lain yang membuat gw terharu sama Ibu dan Aba, sampai mereka mengajak gw ke gorontalo layaknya mengajak anak atau cucu liburan, mengingat gw akan pulang ke bandung.

Ibu dan gw lagi di Tangga 2000, Gorontalo,  gak ngerti kenapa disebut tangga 2000 
Ibu :)
Ada juga Pa Mul, anak ketiga ibu. Beliau adalah Polisi dan sekarang adalah ajudan Bapak Wabup. Bolmut Sebagai anak ketiga gw merasakan aura-aura manja kepada sang Ibu. hehe. Pa mul walaupun sudah mempunyai anak, tapi jiwanya masih sangat anak muda. Dia teman ngobrol yang asik di malam hari, tempat dimana gw bisa mendapatkan gosip-gosip tentang aparat pemerintah di kabupaten Bolmut dan orang yang mengenalkan banyak makanan khas sulawesi. Yang gw seneng adalah saat dia bawain gorengan, gehu dan bala-bala lalu martabak keju, ditengah-tengah gw berfikir, coba aja ada gorengan disini :p. Yang paling lucu adalah usahanya dia menjodohkan gw dengan anak pertama Bapa Wabup. zzzzzz...oke lesson learned bahwa kalau ke daerah orang jangan mengaku kalau lagi Jomblo, kalau tidak seisi desa akan berusaha menjodoh-jodohkan lu. Seriusan! dan gw adalah buktinya. hahahaha. Pa Mul udah kaya kakak, begitu pula Istrinya, yang walaupun gw jarang ngobrol sama dia. Kakak gw lainnya adalah dua anak ibu lainya. They really love me :'). Oh ya, ada Brata, anaknya Pa mul, 8 bulan, lucu banget, salah satu mainan gw kalau lagi gak ada kerjaan di proyek. brataaaa....

Mba Ila, pembantu rumah tangga Ibu. Yang datang di pagi hari lalu pulang di malam hari, yaa berhubung beliau juga sudah berkeluarga. Mba ila ngurusin urusan rumah tangga, nyuci, masak, dll, dan semenjak kehadiran gw, dia pun mengurus beberapa kebutuhan gw. aaaah mba ila baik banget, gw seneng lama-lama di dapur Ibu yang Luas banget, sekadar ngeliatin mba ila masak atau nyuci, ngobrol-ngobrol santai dan gosip Ibu-ibu (Typical :p), mba ila ga pernah lupa ngingetin gw makan (makasih loh mba aku gendutaaan sekarang), mba ila juga suka ngelarang gw ikutan masak atau nyuci, dengan alasan nanti gw cape.

Ah,, rumah itu terlalu hangat, terlalu menerima gw apa adanya. Sangat bersyukur, gw berada di tempat yang tepat.

Selain keluarga Ibu, desa Bolangitang II juga udah jadi keluarga gw. Karena gw tinggal di rumah Ibu Sangadi, juga menjadi sebuah akselerasi gw untuk menjadi terkenal di desa itu, Annisa dari Jakarta yang ngurusin proyek air bersih :) and they Love me too, daaan Bocah-bocah yang sering neriakin gw "Anisaaaaaaa"
Alip dan hemm lupa namanya, alip cucunya Ibu sangadi :)
Ini diaaaa, Brata mainan gw kalau lagi gak ada kerjaan ;p

Terimakasih Ibu, Aba, Pa Mul, Ka Ana, Kak Fat, Ka Isal, Mba Ila, Dela, Mira, Brata! Kita pe saudara!
Kapan-kapan kalau aku banyak uang, pasti balik lagi ke rumah di Bolangitang...
terimakasih 26 hari nya. Anisa sayang sama kalian
sayang sekali gak ada foto bareng :(

Cheers!

Selasa, 29 November 2011

unfinished business

Jangan pernah memulai kalau gak bisa menyudahinya, jangan main api kalau gak mau kebakar, jangan main-main sama yang namanya hati.
DON'T!
Sesuatu yang belum selesai pasti akan datang lagi untuk minta diselesaikan. Termasuk urusan yang satu ini. Hati!

you came and said you was falling in love with me meanwhile you have an unfinished business with the other. you said it is not fair for me. like a hell yes. Dumb me!


Hallo Sulawesi

Tahun ini seru sekali, alhamdulillah. Setelah berkesempatan tinggal dan sekolah di Negeri Orang, walaupun hanya beberapa bulan. Kini, tidak kalah menariknya, gw akan mengunjungi salah satu pulau di Indonesia....wwooow tidak pernah terbayangkan akhirnya bisa juga keluar dari Pulai Jawa ini. Sebenarnya udah tekad sih, suatu hari nanti gw harus pergi ke Pulai di Indonesia..dan akhirnya insyaallah kesampaian juga.

Yes, di Bulan terakhir di tahun 2011 ini, gw berkesempatan mengunjungi pulau Sulawesi, tepatnya di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Kebetulan ada sedikit pekerjaan disana selama satu bulan :). Sedikit deg-degan, karena memang gak pernah punya pengalaman sama sekali keluar Pulau Jawa ini, 22 tahun di Pulau ini terus. So, i am really excited so damn. oh dan gw akan melewatkan malam tahun baru di sana. Seems so many great times that i will spend far away from my family and friends yah this year. haha

Udah pasti, kerja sambil liburan dong :). makanan, kultur dan budaya, wisata, membolang daaan cari jodoh? (haha kalau yang satu ini gw memeilih pulau jawa aja deh, curcol!). Semoga menyenangkan! Amin


Gw harus kesana, Danau Tondano,,yipiiii