Hey selamat sore,
Sambil nunggu jam pulang, dari tempat kerja gw yang baru ini, gw curi-curi untuk nulis kelimpahan kata yang ingin gw ceritakan disini. Yes Finally, gw akhirnya pindah kerja dan gabung di salah satu FMCG company, di bagian Research and Development. Officially gw baru kerja disini 3 hari, kalau kata temen gw sih, gw lagi ditahap kagum-kagum nya sama kerjaan gw sekarang, hehehe.
But, well...setelah tiga hari ini, overview dari training yang dikasih Team dan Manager, mulai cukup ngerti jobdesk, mulai terjun jadi bagian Team RnD, tiba-tiba tadi siang, rasanya gw ngefreeze dan hati gw bilang is this the place that I've been dreaming of? *Ok lebay. Mungkin 3 hari terlalu cepat kali yah untuk gw bertanya hal itu ke diri gw sendiri, tapi pertanyaan itu gak mengarah ke penyesalan kok, tapi cuma tersadarkan kalau hey Tuhan memang memberi apa yang kita butuhkan, bukan sekedar apa yang kita inginkan.
So, is this the place that you've been dreaming of? Insyaallah..
Dari semua hal yang terjadi, dari semua kebingunan, dari semua kegalauan yang melanda (halah), kegagalan, pernah ada yang bilang, Kalau tuhan itu ngasih masalah dengan jalan keluarnya, Tuhan ngasih masalah karena tahu kita (dengan izinnya) bisa mengatasinya dan katamya kalau Galau, berarti kita gak percaya sama bantuan dan campur tangan Tuhan. hiiiiiiii...
Jadi, ini bukan cuma mimpi yang jadi kenyataan, tapi rencana Tuhan buat gw. Then God, I trust You
salah satu Doa istigfar kurang lebih gini: Ya Allah sesungguhnya Engkau yang menjadikan aku, Aku hambaMu dan aku dalam genggamanMu, maka apa yang dapat aku lakukan. Merinding seketika.
Begitulah, Hopefully I enjoy with this new journey and I always keep spreading the love to everyone. hehe
Cheers,
Annisa.
Rabu, 17 Oktober 2012
Sabtu, 06 Oktober 2012
Leaving Jakarta
Hari ini rasanya campur aduk banget..beberapa planing di weekend gak gw jalankan, gw lebih memilih di kosan dan tidur...daaann kalau udah tidur itu berarti gw lagi stress berat. heemm gak berat sih, cuma kadang gw tidur hanya untuk berlali dari masalah atau kemarahan. curcol dikit, gw baru saja berantem sama -ya sebut saja teman dekat- mungkin salah paham tapi berujung pada percakapan aneh-aneh (baca: berantem). Fiuh memang pelik yah, kalau kata Hawa/Mei masalah lawan jenis itu harus ada otaknya sendiri. fufufufu.
Gw redam dulu, biarkan semua keanehan ini mengendap dulu...
Mungkin juga, semua ke-gak-santaian gw, karena sebentar lagi gw akan pindah. Minggu depan adalah minggu terakhir gw tinggal di Jakarta. Alhamdulillah diberi kesempatan untuk memulai merintis karir di bidang yang memang gw inginkan dari dulu, Research and Development, tapi bukan di kota ini.
Pindah lagi, 4 bulan yang lalu gw juga pindah dari Bandung ke Kota ini. Dulu juga perasaan campur aduk, excited, takut, dll, tapi setelah di jalani hemmm menarik juga ya. Gw mulai menikmati kepindahan gw ke Jakarta dan meninggalkan zona nyaman gw di Bandung. Seperti biasa, harus beradaptasi dengan segala hal yang baru, mulai belajar gimana itu bekerja dan mulai berhubungan dengan orang-orang dalam hal pekerjaan dan beradaptasi dengan kota yang gak santai ini. hehehe
Tinggal di pusat kota, fasilitas semua memadai, ketemu temen-temen gampang, mau ini itu gampang, kosan deket kemana-mana...I am so blessed here, gw gak cinta Jakarta sih, cuma merasa mudah aja. hehe. Mungkin ke-gak-santaian gw ini dikarenakan gw harus pindah lagi dari zona nyaman ini..tapi kan kalau mau maju gak boleh ada di zona nyaman terus, ya gak? but honestly gw gak begitu suka buat pindah, move on aja gw susah. hahaha. but well I have to, dan gw pasti akan dapet hal menarik lainnya di tempat baru.
Masih ada satu minggu gw di Jakarta, pasti kerasa cepet deh. Mulai siap-siap juga buat pindahan. Mulai kerasa Graduatin goggle nya, saat-saat gw gak mau ninggalin kota ini, ninggalin kosan, gimana gw menikmati setiap kemacetan dan kebisingan Jakarta, ketemu temen-temen baru yang -kenapa sih gw baru ketemu mereka pas gw udah mau pindah- huhuhu dan karenanya, rasanya pengen banyak ngelakuin hal-hal yang belum sempet dilakuin selama 4 bulan kemarin di minggu-minggu terakhir ini..ah perasaan gini-gini nih yang gw gak nyaman. :(
Dulu, 4 bulan yang lalu, gw sempet bertanya sama Tuhan, kenapa gw ditakdirkan kerja di sini bukan di tempat yang gw inginkan, tapi dengan santai nya gw memberikan keyakinan pada diri sendiri.
Annisa, tuhan pasti punya sesuatu yang ingin dia berikan untuk kamu dengan kamu ada di sini, pasti ada sesuatu yang ingin Dia ajarkan (dulu) sama kamu, coba yah belajar dulu.
Dan wow, kamu benar wahai Annisa 4 bulan yang lalu. Terimakasih yah!
PS: Ok walaupun jarak aku nanti gak sedekat satu kali busway lagi, tapi...hemm aku belum ada ide sih mengatasi kangen yang dengan kurang ajarnya bisa dateng tiba-tiba, kamu ada ide?
Jumat, 05 Oktober 2012
Why It's So Complicated
Why it is so complicated or do I think to0 much? could this be easier than I thought, simpler than I imagine. Why this stuff always so so so complicated for me.
PS: Just found this song from my friend's blog, and just wanna put this song in this feeling, this stuff. Enjoy! "How Could You"- Triangle Band, OST Perahu Kertas
Do I have to give up and pass under this complexity but It means I will run again, just run, right?
If you had a simple one, why you are not mention it.
"God, I may not always understand for everything You gave to me, but I trust You"
PS: Just found this song from my friend's blog, and just wanna put this song in this feeling, this stuff. Enjoy! "How Could You"- Triangle Band, OST Perahu Kertas
For all the things that you said
For all the lines that we played
For all the very best dates
How could you do this to me
.
The things we did to stay sane
The things we did to stay sane
The walks we had in the rain
The places we used to hang
How could you do this to me
.
Oh well
Look at me now I’m falling in pieces
I don’t know what to do now
I’m lost within this fire
Oh well
Look at me now I’m falling in pieces
I don’t know what to do now
I’m lost within this fire inside me
.
For all the love that we share
For all the times that we blend
For all the path we walk down
How could you do this to me
.
The laughter under the star
The time you slept in my car
The people we made fun of
How could you do this to me
.
Oh..
Look at me now I’m falling to pieces
I don’t know what to do now
I’m lost within this fire
Oh..
Look at me now I’m falling to pieces
I don’t know what to do now
I’m lost within this fire inside me
.
This fire inside me
This fire inside me
This fire inside me
This song, this lyric, why is so true, every single words.
for all the things that we did, for all the things that you said, for all the path I walk to, for how long we know eachother.
How.. could.... you do this to me.....
Kamis, 27 September 2012
My dearest, Ijal :)
Dear Fachrizal Cahya Purnama.
Nama kamu bagus yah. Bangga banget punya adik yang gak
pantang menyerah, terus berjuang sampe akhir, Sampai cahaya datang kembali di Bulan Purnama.
Selamat ya sayang, kamu udah bisa lulus Diploma dari
Politeknik ITB Swiss (Polman sekarang). Time flies so fast, kayanya baru kemarin
kita main bareng, jajan bareng, berantem tiap hari gara-gara rebutan remote TV
sampe akhirnya kamu yang nangis dan aku yang dimarahin mamah. Dulu sebenernya
aku sedih banget kalau bikin kamu nangis, takut aja kalau kamu gak berenti nangisnya,
tapi habis itu kamu gak pernah marah sama aku, kita main bareng lagi.
Sebelum ada Ila, kita sering banget di bilang sejodoh, anak
perempuan dan laki-laki. Nama Kita aja sejodoh, aku Annisa (Wanita) dan kamu
Fachrizal (Laki-laki). Kita sekolah bareng, dari SD sampe SMA. Selalu disekolahin ditempat
yang sama. Gak aku sadari yang selalu jagain aku, ya kamu! Kamu yang anter jemput
aku, berangkat sekolah bareng sampe pernah ditilang polisi gara-gara kamu
nganterin aku kuliah pagi-pagi gak pake helm.
Dan kemarin,,setelah bertahun tahum, aku gak pernah liat
kamu segagah dan setampan kemarin. Kamu gagah banget pake toga dan bawa ijazah.
Akhirnya kamu lulus, Jal. Setelah tiga tahun berjuang. Aku tau banget gimana
kamu berjuang di institusi itu. Susah memang sekolah di CAP Gajah, apalagi buat
kamu, yang cerita buat nafas aja susah. Hehe. Tapi aku kemarin banggaaaaa banget,
terharu banget. Sampai kamu juga nangis terharu, mamah abah juga nangis. You
Did it, dear!
Kemarin aku speechless banget, saat kamu peluk aku dan
bilang “Ca, akhirnya Ijal lulus!”. Gak tau mau ngomong apa, semua campur aduk
dan dominasi rasa bangga yang tak tergambarkan oleh kata-kata. Rasanya,,aku cuma
pengen balik ke jaman kita rebutan remote TV :')
Selamat Adikku tersayang...Dunia menantimu. Kamu akan terus
bersinar seperti cahaya bulan purnama yang menjadi satu-satunya sinar di malam
hari.
And here, I present You all, my dearest Brother
Your Sister,
Annisa Maulida
Minggu, 16 September 2012
Appreciation Days
Haloo dunia di malam hari, ceritanya gw baru pulang dari short escape yang lumayan bikin otak jadi seger. Malam ini dengan hati yang masih dalam suasana liburan, bahagian dong tentunya, gw ingin sedikti share tentang acara Appreciation days yang baru diadakan di tempat gw bekerja.
Acara ini konon selalu diadain tiap tahun, dimana di hari itu, semua orang saling mengapresiasi orang lain dalam bentuk ucapan terimakasih. Konsepnya sih terserah divisi itu masing-masing, katanya acara ini juga dilombakan, hehe pokonya gw merasa kaya jama SMA, tiap ruang kelas dihias dan saling lomba agar kreasi kelas masing-masing menang. Hal serupa juga terjadi di kantor, kantor gw yang ada di lantai 9, yang terdiri dari 3 divisi saling menghias "Teritori" nya masing-masing untuk celebrating acara ini.
Di tempat gw, jadi semua orang di kasih Thank you card gitu, sebanyak-banyaknya, untuk menuliskan rasa terimakasihnya untuk siapa saja yang kita mau. Terus di sediain wall untuk nempelin kartu-kartu itu. Ahh lucu banget deh :)
Tiap hari workflow di tempat kerja lumayan tinggi, kadang orang minta kerjaan cepet beres karena deadline, ninggiin suara, marah-marah, tertekan, dll. Di hari itu, its time to appreciate all people. Gw iseng bacain kartu-kartu yang ditempel di dinding.. so touching banget. Bener-bener ngungkapin rasa terimakasih nya, sampe ada yang ngucapin ke tukang nasi goreng atau tukang siomay depan kantor, karena mereka siap sedia makanan di sore hari saat orang-orang kelaperan. hehe. Oia gw take beberapa foto di bawah ini :D
Foto dia atas, itu kreasi di Divisi gw, sepanjang wall berisi thanks card buat orang-orang. Manis yah? *Big applause to the creative teams.
![]() |
| Ini buat My supervisor, Lisa. " Dear Lisa, thx for being an awesome supervisor for me, thx for any inspiration that you give, I am so Inspired by You, Thx for your patient, Good Luck Lisa" |
Awalnya sih cuma disedian satu billboard kecil gini, tapi akhirnya merembet ke dinding. So many people wanna say thanks to every one.
Iseng gw liatin setiap tulisan di kartu-kartu itu, ada satu yang paling paling menarik diantara semua ucapan. Gw tau, orang-orang disini sangat workaholic, kerja sampe malem, and maybe He wanna say something to his wife, simple sih, tapi daleeemmm. *lebay. In dia...
![]() |
| "My Wife, Makasih Loh, 4 waiting till late" |
Jumat kemarin, gw merasa aura positif ada di mana-mana, aura orang-orang tulus nya kerasa banget. I want to imagine, how many cards needed for me say thanks to everyone in my life until today.
So thank you every one..
Kamis, 13 September 2012
Segitiga
Aku, Kamu, Dia...
Aku di Bandung, Kamu di Jakarta, Dia di Bandung..
Aku ke Jakarta, Kamu ke Bandung, Dia di Bandung..
Aku di Jakarta, Kamu ke Jakarta, Dia di Bandung..
Segita bertemu di satu siku,
Aku di Jakarta, Kamu di Jakarta, Dia ke Jakarta..
Segitiga Bertemu di dua siku,
Aku pergi dari Jakarta, Kamu di Jakarta, Dia di Jakarta
Segitiga tidak tahu akan bagaimana..
Aku di Bandung, Kamu di Jakarta, Dia di Bandung..
Aku ke Jakarta, Kamu ke Bandung, Dia di Bandung..
Aku di Jakarta, Kamu ke Jakarta, Dia di Bandung..
Segita bertemu di satu siku,
Aku di Jakarta, Kamu di Jakarta, Dia ke Jakarta..
Segitiga Bertemu di dua siku,
Aku pergi dari Jakarta, Kamu di Jakarta, Dia di Jakarta
Segitiga tidak tahu akan bagaimana..
Sabtu, 18 Agustus 2012
Ramadhan Tahun ini
Alhamdulillah, Siapa lagi yang patut di Puji selain engkau Ya Allah. Alhamdulillah sampai juga di hari terakhir bulan Ramadhan tahun ini. Sedih rasanya, seperti gak mau berpisah karena sudah terlanjur sayang. Seperti layaknya bertemu dengan seseorang, melewati waktu bersama, suka duka dan saat berpisah, sedih bukan?
Alhamdulillah, bisa merasakan rindu ini. Katanya rasa rindu dan cinta adalah anugrah dari Allah :). Walaupun begitu, esok tidak kalah syukurnya, esok adalah hari kemenangan, insyaallah. Semoga bulan ramadhan kemarin, aku benar-benar berlomba dan esok adalah saat aku meraih medali di hari kemenanganNya. Entah ada di podium mana, juara ke berapa, yang penting kemenangan ini Dia yang memberi, medali ini Dia yang mengalungkan. Insyaallah.
Ramadhan tahun ini, layaknya tahun kemarin. Berbeda. Tahun lalu, menghabiskan puasa sebulan penuh di Turki, dengan segala macam pengalamannnya. Jauh dari rumah, jauh dari keluarga. Sampai hari raya idul fitri pun dilewati bareng-bareng pelajar lain dan warga indonesia di Kedutaan. ah memang tak terlupaka. Tahun ini, dengan pengalaman yang beda. Jauh dari rumah juga, tapi beda nya masih bisa pulang satu atau dua minggu sekali. :D
Tahun ini, alhamdulillah, udah bukan Mahasiswa. Pengalaman lain sebagai Pekerja. Oia ya belum cerita? Jadi tahun ini punya kesempatan untuk Internship di suatu perusahaan Multinasional di Jakarta. Statusnya sih masih magang, tapi allhamdulillah sudah bisa berpenghasilan sendiri. Kota baru, suasana dan lingkungan baru. Yaah Jakarta, kata orang sih kejam, yah well selagi gw gak bertindak kriminal, Jakarta pretty nice to me. Tinggal di kos-kosan, di tengah kota jakarta, dibawah gedung-gedung tinggi dan Mall tergaul di kota ini.
Memasuki bulan ramadhan sudah pasti banyak di habiskan di Kota ini, di Kantor dan di Kosan. Oia, gw punya room mate, Demia, jadi setidaknya gw tidak sendiri saat sahur atau berbuka puasa. hehe. Walapun kerjaan kantor gak memandang ini lagi puasa atau tidak, jadi ya cukup sibuk dan puasa terasa lebih cepat. Pengalaman baru juga, buka puasa bisa bareng temen-temen kantor, dibikinin teh sama Mba Yanti (OB di kantor) dan tiap hari ada aja orang2 kantor yang bagi-bagi Ta'jil. Serunya saat pada ribut nanya ini udah adzan atau belum, rame-rame lock off Komputer dan ngeriung buat buaka puasa. Tapi kadang cukup gila juga, saat buka puasa hanya ngebatalin dengan teh, karena kerjaan yang super deadline. fiuh.
Semua ke-hectic-an kerjaan bisa terkendali saat gw punya target saat bertemu dengan bulan Ramadhan ini. Solat di Mesjid, ikut pengajian, mengurangi buka puasa bareng dengan temen (temen sd, smp, sma, komunitas ini, mantan organisasi itu, hehhe) dan berusaha untuk full sholat tarawih di mesjid. Alhamdulillah, dengan izinNya, semua bisa tercapai, insyaallah.
Di kompleks kantor gw, ada mesjid besar, yang bisa memfasilitasi gw turun kebawah, ninggalin kerjaan dan dapet pahala lebih banyak dengan berjamaan. Kelurarga muslim kantor yang ngadain pengajian tiap siang dan gw berhasil tidak banyak ikut buka puasa bareng teman-teman, karena gak mau bolong sholat tarawih di mesjid, satu-satunya bukber yang gw ikuti hanya bareng Microbabes, *peluuukk, yang sekaligus farewell temen-temen yang mau study abroad. Oia satu lagi, deket kosan ada Mesjid yang mulai solat tarawih nya sekitar jam 8.15an, mereka menyediakan kultum yang cukup panjang dengan bahasan yang berbobot, alhamdulillah ramadhan tahun ini banyak menambah ilmu agama, sehingga saat gw ga sempet pulang Tenggo, gw masih bisa mengejar urusan Dunia dan lari menjear urusan akhirat di Mesjid :D.
Disadari, tahun ini gw lebih banyak fokus sama diri sendiri, Tuhan dan keluarga. Dan Literally, gw lebih banyak menyendiri, menjauh dari hingar bingar bulan ramadhan yang sering banyak disalah artikan oleh kebanyakan orang. Ya hanya berfokus.
Esok Hari Raya Idul Fitri, dan kemarin Hari Kemerdakaan Indonesia! Semoga, Semoga, Semoga, aku merdeka, kita merdeka dari ketidakbebasan yang membelenggu, bebas dari penjara dosa, atau bebas dari penjara apun. Amin.
Mohon maaf? aku di ajarkan untuk meminta maaf kapanpun, dimanapun, bukan hanya saat Lebaran. Tapi kali ini mungkin bisa dijadikan moment untuk merendahkan hati dan ego, untuk meminta maaf. Mungkin kadang aku butuh moment ya, hehe.
Maaf lahir batin, mari saling mendoakan jika kita tidak sempat bertatap muka atau berjabat tangan. Berdoa padaNya lebih utama, dan biarkan tuhan yang menggerakan hati hamba-hambanya. Tidak bermaksud riya, hanya ingin berbagi dan berkespresi :D
Iyi bayramlah 1433 H,
Annisa Maulida.
Langganan:
Postingan (Atom)








