Minggu, 27 April 2014

Thousand Steps Closer

Kenapa nangis ya? sesengukan, waktu ditanya mau jadi bagian terpenting dalam hidup nya. Dengan menatap dalam matanya, aku hanya diam lalu semua memori seketika bermunculan satu-satu dengan random nya, semua mimpi dan cita-cita sepetinya di depan mata, ada rasa takut, ragu dan tidak percaya. Tidak menjawab... hanya menangis.

Muncul pula rasa sakit di hati yang sepertinya masih tinggal, lalu bibir mulai bergetar disusul air mata yang mengalir ke pipi. Saat itu bukan menagis karena rasa sakit di hati, tapi rasa syukur yang tidak bisa di bendung, karena seseorang di depan ku malam itu, didatangakan oleh Tuhan dan membuat aku begitu berharga, setidaknya mengingatkan aku bahwa aku begitu berharga dan tidak perlu diingkari bahwa Allah Maha Baik. Sakit di hati rasanya tersapu oleh rasa syukurku.

Ragu, takut dan tidak percaya, aku atasi secepat jentikan jari dengan mengingat bahwa saat ini aku hanya percaya bahwa Allah sudah merencanakan semua nya untuk aku maupun dia. Kekhawatiran di masa depan dan ketakutan akan selalu ada, tapi aku hanya percaya dan aku pegang kuat-kuat, jika memang dia jodohku, dan aku jodoh nya, semua akan baik-baik saja.

Bagi aku, bertemu dengan nya, bukan lagi satu langkah menuju apa yang aku cita-citakan yaitu mengharap Ridha Allah SWT, dalam jalan Rosul, tapi insyaallah ribuan langkah. Semoga langkah aku dan kamu tetap lurus pada satu-satu nya tujuan yaitu Allah.

Tetap berdoa ya, Kak :)


Kamis, 06 Februari 2014

We Can't See People Just by the Cover

Sering banget denger kata-kata "Dont judge people by its cover". Jangan menilai orang hanya dari kelihatannya. Klasik! belum tentu yang penampilannya buruk, hati nya buruk dan belum tentu yang penampilannya baik, sopan, keliatan pintar, memang kelihatannya demikian.

Bagi Gw bukan hanya, jangan menilai orang dari luar nya saja, but We really cant see people just by the cover. Entah lah, itu adalah dua hal yang berbeda atau bagaimana, yang intinya menurut Gw, mata akan selalu terbutakan.

Sampai Gw benar-benar jauh lebih dalam, sering nya gw menemukan bahwa penilaian gw terhadap cover itu adalah salah.. termasuk saat gw menilai cover yang Indah.

So, we cant see people just by the cover, it wont works.

Kamis, 13 Desember 2012

Aura dan Buddy

Di suatu siang, dengan sangat random nya gw bertemu dengan teman lama, tanpa sengaja. Bener-bener kocak, ketemu papasan, padahal semalem kami asik BBM-an. Saking kagetnya gw sampe gak percaya, pasang muka cengo dan muka “ihh lo siapaaa??” hahaha (Sory Kak). Dia adalah buddy gw, Kak Riza, pasangan fasilitator Siaware 20. Setelah acara tersebut, kami masih berhubungan baik, saling berkomunikasi, saling memotivasi dengan gaya Siaware :D, sampe cerita-cerita gak penting termasuk cerita kegalauan masing-masing, tapi senengnya semua kami tanggapi dengan gaya Siaware. heheh. Singkat kata, sebagai pasangan fasil, kami masih saling berkomunikasi, makanya super kaget ketemu dia di jalan tanpa sengaja.

Kita jarang ketemu sih, tapi cukup sering BBM-an dan saling update. Dengan begitu, saat kita ngobrol atau ketemu, gak ada kecanggungan. hehe. Seolah-olah ketemu tiap hari.

Cukup kaget dengan isi BBM dia ke gw, setelah ketemu gak sengaja kemarin. Dia Bilang, “Kok Bisa gitu ya ketemu di Pafest tadi, tapi kok lo rasanya gak “secerah” dulu ya. JEGEERR! gw mengira kulit gw menghitam, haha ternyata bukan. “Iya aura “oke” nya yang lo pancarin waktu pas calon fasil Siaware 20 udah gak ada, kayanya tertelan problem si Itu ya”.

“Kayanya lately hidup lo kurang menarik ya, rencakanan sesuatu gih!”

Aaakkk. seperti kena petir. Tapi masih beruntung sih punya Buddy yang perhatian, bisa ngasih masukan buat kebaikan. Kadang saat udah jenuh banget, gw sendiri gak sadar “kondisi” diri sendiri. Thats what Buddies are for :D

hahah masalah aura-aura ini memang harus dibenerin nih. Terimakasih ya Budd. Taun depan akan banyak melakukan kegiatan yang lebih seru, backpacking, berbagi, liburan dan kayanya load kerjaan juga meningkat. Tunggu di calon fasil siaware 21, aura aku akan kembali. AMIIIINNNN :D

Happy Friday :)

Rabu, 31 Oktober 2012

Sore #2: Sepi Itu Indah

Pernah mendengar quotes tentang sendiri, seperti Sepi ditengah keramaian, atau I am not lonely when I am alone , Sepi sendiri, atau Forever alone (haha itu mah derita lo! :p).
But well, ada satu quotes bagus dari Mbak Inggrid Wijanarko di acara Just Alvine...
Sepi itu indah

Gw juga merasakan kalau sepi itu indah, saat-saat memang ingin sendiri, me time, saat dimana memang ingin sendiri, bukan karena sepi, tapi menikmati kesendirian. Penah kan, di kamar lagi pengen nulis, beres-beres rumah, baca buku, belanja atau ngapain gitu yang gak mau di ganggu siapa pun, di telfon siapa pun..ya benar-benar sama diri sendiri.

Time to talk with myself, for fixing, for accepting and discuss with just me, and God also.

Seperti sore ini, dimana hanya ada gw, hujan dan ruangan kantor yang sudah sepi dan.. fasilitas internet kantor. :p


Senin, 29 Oktober 2012

Sore

I am working on it.
I am just working on it.
Trying to be neutral. Forgive my self. Accept my self. Loving my soul and hugging my body.
If there is any..seems I want to click the refresh button, and simply back to the balance stage

I am just broken, and trying to fix it alone and can you imagine how hard it is.
yes, I am working on it.

I am not blaming nor judging. Me was also wrong. Whatever they said, no matter, I am still trust you, and just think the opposite. Like at the first time I met you.

Push to be finished, first. Stop searching the answer then. and yes I am working on it. This too shall pass...


Rabu, 17 Oktober 2012

Is this the place that I've been dreaming of?

Hey selamat sore,

Sambil nunggu jam pulang, dari tempat kerja gw yang baru ini, gw curi-curi untuk nulis kelimpahan kata yang ingin gw ceritakan disini. Yes Finally, gw akhirnya pindah kerja dan gabung di salah satu FMCG company, di bagian Research and Development. Officially gw baru kerja disini 3 hari, kalau kata temen gw sih, gw lagi ditahap kagum-kagum nya sama kerjaan gw sekarang, hehehe.

But, well...setelah tiga hari ini, overview dari training yang dikasih Team dan Manager, mulai cukup ngerti jobdesk, mulai terjun jadi bagian Team RnD, tiba-tiba tadi siang, rasanya gw ngefreeze dan hati gw bilang is this the place that I've been dreaming of? *Ok lebay. Mungkin 3 hari terlalu cepat kali yah untuk gw bertanya hal itu ke diri gw sendiri, tapi pertanyaan itu gak mengarah ke penyesalan kok, tapi cuma tersadarkan kalau hey Tuhan memang memberi apa yang kita butuhkan, bukan sekedar apa yang kita inginkan.

So, is this the place that you've been dreaming of? Insyaallah..

Dari semua hal yang terjadi, dari semua kebingunan, dari semua kegalauan yang melanda (halah), kegagalan, pernah ada yang bilang, Kalau tuhan itu ngasih masalah dengan jalan keluarnya, Tuhan ngasih masalah karena tahu kita (dengan izinnya) bisa mengatasinya dan katamya kalau Galau, berarti kita gak percaya sama bantuan dan campur tangan Tuhan. hiiiiiiii...

Jadi, ini bukan cuma mimpi yang jadi kenyataan, tapi rencana Tuhan buat gw. Then God, I trust You
salah satu Doa istigfar kurang lebih gini: Ya Allah sesungguhnya Engkau yang menjadikan aku, Aku hambaMu dan aku dalam genggamanMu, maka apa yang dapat aku lakukan. Merinding seketika.

Begitulah, Hopefully I enjoy with this new journey and I always keep spreading the love to everyone. hehe

Cheers,
Annisa.

Sabtu, 06 Oktober 2012

Leaving Jakarta

Hari ini rasanya campur aduk banget..beberapa planing di weekend gak gw jalankan, gw lebih memilih di kosan dan tidur...daaann kalau udah tidur itu berarti gw lagi stress berat. heemm gak berat sih, cuma kadang gw tidur hanya untuk berlali dari masalah atau kemarahan. curcol dikit, gw baru saja berantem sama -ya sebut saja teman dekat- mungkin salah paham tapi berujung pada percakapan aneh-aneh (baca: berantem). Fiuh memang pelik yah, kalau kata Hawa/Mei masalah lawan jenis itu harus ada otaknya sendiri. fufufufu.

Gw redam dulu, biarkan semua keanehan ini mengendap dulu...

Mungkin juga, semua ke-gak-santaian gw, karena sebentar lagi gw akan pindah. Minggu depan adalah minggu terakhir gw tinggal di Jakarta. Alhamdulillah diberi kesempatan untuk memulai merintis karir di bidang yang memang gw inginkan dari dulu, Research and Development, tapi bukan di kota ini.

Pindah lagi, 4 bulan yang lalu gw juga pindah dari Bandung ke Kota ini. Dulu juga perasaan campur aduk, excited, takut, dll, tapi setelah di jalani hemmm menarik juga ya. Gw mulai menikmati kepindahan gw ke Jakarta dan meninggalkan zona nyaman gw di Bandung. Seperti biasa, harus beradaptasi dengan segala hal yang baru, mulai belajar gimana itu bekerja dan mulai berhubungan dengan orang-orang dalam hal pekerjaan dan beradaptasi dengan kota yang gak santai ini. hehehe

Tinggal di pusat kota, fasilitas semua memadai, ketemu temen-temen gampang, mau ini itu gampang, kosan deket kemana-mana...I am so blessed here, gw gak cinta Jakarta sih, cuma merasa mudah aja. hehe. Mungkin ke-gak-santaian gw ini dikarenakan gw harus pindah lagi dari zona nyaman ini..tapi kan kalau mau maju gak boleh ada di zona nyaman terus, ya gak? but honestly gw gak begitu suka buat pindah, move on aja gw susah. hahaha. but well I have to, dan gw pasti akan dapet hal menarik lainnya di tempat baru.

Masih ada satu minggu gw di Jakarta, pasti kerasa cepet deh. Mulai siap-siap juga buat pindahan. Mulai kerasa Graduatin goggle nya, saat-saat gw gak mau ninggalin kota ini, ninggalin kosan, gimana gw menikmati setiap kemacetan dan kebisingan Jakarta, ketemu temen-temen baru yang -kenapa sih gw baru ketemu mereka pas gw udah mau pindah- huhuhu dan karenanya, rasanya pengen banyak ngelakuin hal-hal yang belum sempet dilakuin selama 4 bulan kemarin di minggu-minggu terakhir ini..ah perasaan gini-gini nih yang gw gak nyaman. :(

Dulu, 4 bulan yang lalu, gw sempet bertanya sama Tuhan, kenapa gw ditakdirkan kerja di sini bukan di tempat yang gw inginkan, tapi dengan santai nya gw memberikan keyakinan pada diri sendiri. 
Annisa, tuhan pasti punya sesuatu yang ingin dia berikan untuk kamu dengan kamu ada di sini, pasti ada sesuatu yang ingin Dia ajarkan (dulu) sama kamu, coba yah belajar dulu.

Dan wow, kamu benar wahai Annisa 4 bulan yang lalu. Terimakasih yah! 

PS: Ok walaupun jarak aku nanti gak sedekat satu kali busway lagi, tapi...hemm aku belum ada ide sih mengatasi kangen yang dengan kurang ajarnya bisa dateng tiba-tiba, kamu ada ide?